BUDAYA ORGANISASI
Budaya telah menjadi konsep penting dalam memahami masyarakat dan kelompok manusia untuk waktu yang lama.
Budaya merupakan suatu system nilai-nilai yang dirasakan maknanya oleh seluruh orang dalam organisasi. Selain dipahami , seluruh jajaran meyakini system nilai-nilai tersebut sebagai landasan gerak organisasi. ( Robbin 90)
Budaya organisasi sebagai seperangkap sikap, nilai-nilai, keyakinan, dan prilaku yang dipegang oleh sekolompok orang dan dikomunikasikan dari generasi ke generasi berikutnya.
Budaya organisasi adalah sebagai pola yang terdiri atas kepercayaan dan nilai-nilai yang memberi arti bagi anggota suatu organisasi , serta aturan-aturan bagi anggota untuk berperilaku di organisasinya.
Budaya organisasi adalah system nilai-nilai yang diyakini semua anggota organisasi dan dipelajari , diterapkan serta dikembangkan secara berkesinambungan, berfungsi sebagai system perekat, dan dapat dijadikan acuan berperilaku dalam organisasi untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.
Fungsi Budaya Organisasi
1. Peran pembeda yang jelas antara satu organisasi dengan yang lain.
2. membawa suatu rasa identitas bagi anggota organisasi.
3. mempermudah timbulnya pertumbuhan komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual.
4. meningkatkan system social.
5. mekanisme pembuat makna dan kendali untuk memadukan dan membentuk sikap serta perilaku para karyawan.
Budaya Organisasi Terbentuk Karena Beberapa Unsur:
lingkungan usaha , lingkungan ditempat perusahaan itu beroperasi akan menentukan apa yang harus dikerjakan oleh perusahaan tersebut untuk mencapai keberhasilan.
Nilai-nilai merupakan konsep dasar dan keyakinan suatu organisasi.
panutan dan keteladanan , orang-orang yang menjadi panutan atau teladan karyawan liannya karena keberhasilannya.
Upacara-upacara , acara-acara rutin yang diselenggarakan oleh perusahaan dalam rangka memberikan penghargaan pada karyawan.
Network, jaringan komunikasi informal di dalam perusahaan yang dapat menjadi saran penyebaran nilai-nilai budaya.
Perusahan-perusahan dengan budaya yang kuat biasanya dinilai dan dirasakan pihak lain yang telah memiliki gaya tertentu, misalnya “ cara melakukan sesuatu pada Procter & Camble atau Johnson &Johnson . Mereka sering menjadikan nilai-nilai yang dianut bersama semacam kredo atau pernyataan misi dan secara serius mendorong para manajer untuk mengikuti pernyataan tersebut.
Kekuatan Budaya Berhubungan Dengan Dengan Kinerja
1. Penyatuan tujuan. Dalam perusahaan dengan budaya yang kuat , karyawan cenderung berbaris mengikuti penabuh gendrang yang sama.
2. Budaya yang kuat sering dikatakan membantu kinerja bisnis karena menciptakan suatu tingkatan yang luar biasa dalam diri para karyawan.
3. Budaya yang kuat membantu kinerja karena memberikan strutur dan control yang dibutuhkan tanpa harus bersandar pada birokrasi formal yang kaku dan yang dapat menekan motivasi dan inovasi.
Jumat, November 23, 2007
Handout OP Pt ke-7
Kamis, November 15, 2007
Handout OP pt ke-6
Handout Organisasi Perusahaan Pertemuan Ke-6
Dosen: Dra. Yasnimar Ilyas, M. Si.
KONFLIK DALAM ORGANISASI
Konflik bisa dikatakan sesuatu yang dapat merusak, namun adanya kemajuan, inovasi dan kreativitas bisa dipicu oleh karena adanya konflik. Adapun makna konflik yang sebenarnya adalah dua kelompok yang bertentangan, baik secara terbuka maupun latent (tersembunyi).
Ada dua pandangan konflik seperti yang diidentifikasikan oleh Robbins.
Pandangan Tradisional
Pandangan tradisional memandang konflik sebagai sesuatu yang merusak sehingga harus dihindari. Pada pandangan ini konflik dipersamakan dengan irasionalitas, kekerasan dan kehancuran.
Pandangan Interaksionis
Pandangan Interaksionis memandang bahwa konflik adalah sesuatu yang perlu dalam organisasi, sebab konflik akan merangsang perubahan dalam organisasi dan mendorong organisasi untuk terus menerus belajar (learning). Tidak semua konflik bisa menciptakan perubahan, hanya konflik konflik fungsional saja yang mampu merangsang terjadinya perubahan. Konflik fungsional akan merangsang organisasi untuk kritis terhadap dirinya sendiri dan lebih inovatif, sedangkan konflik yang destruktif akan merangsang organisasi menjadi kacau dan tak kooperatif.
SUMBER-SUMBER KONFLIK
Terlebih dahulu kita mencari sumber konflik itu sendiri, apakah bersumber pada struktur atau pada individu dan sikap?. Jika konflik itu bersumber pada struktur maka dapat diselesaikan melalui tiga cara, yaitu:
a. Melakukan perubahan pada struktur;
b. Meningkatkan peranan integrasi;
c. Menyesuaikan hierarki kewenangan dengan kebutuhan organisasi.
Bersambung ...
Konflik bisa dikatakan sesuatu yang dapat merusak, namun adanya kemajuan, inovasi dan kreativitas bisa dipicu oleh karena adanya konflik. Adapun makna konflik yang sebenarnya adalah dua kelompok yang bertentangan, baik secara terbuka maupun latent (tersembunyi).
Ada dua pandangan konflik seperti yang diidentifikasikan oleh Robbins.
Pandangan Tradisional
Pandangan tradisional memandang konflik sebagai sesuatu yang merusak sehingga harus dihindari. Pada pandangan ini konflik dipersamakan dengan irasionalitas, kekerasan dan kehancuran.
Pandangan Interaksionis
Pandangan Interaksionis memandang bahwa konflik adalah sesuatu yang perlu dalam organisasi, sebab konflik akan merangsang perubahan dalam organisasi dan mendorong organisasi untuk terus menerus belajar (learning). Tidak semua konflik bisa menciptakan perubahan, hanya konflik konflik fungsional saja yang mampu merangsang terjadinya perubahan. Konflik fungsional akan merangsang organisasi untuk kritis terhadap dirinya sendiri dan lebih inovatif, sedangkan konflik yang destruktif akan merangsang organisasi menjadi kacau dan tak kooperatif.
SUMBER-SUMBER KONFLIK
Terlebih dahulu kita mencari sumber konflik itu sendiri, apakah bersumber pada struktur atau pada individu dan sikap?. Jika konflik itu bersumber pada struktur maka dapat diselesaikan melalui tiga cara, yaitu:
a. Melakukan perubahan pada struktur;
b. Meningkatkan peranan integrasi;
c. Menyesuaikan hierarki kewenangan dengan kebutuhan organisasi.
Bersambung ...
Jumat, Oktober 26, 2007
Jadwal UTS Pkt I Smt Ganjil 07/08
PEMBERITAHUAN
UTS Pkt I Semester Ganjil 2007/2008 akan dilaksanakan mulai tanggal 1-3 November 2007.
Kepada seluruh mahasiswa, mohon diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- Pastikan anda telah melunasi seluruh kewajiban administrasi
- Pastikan anda telah mempelajari dan memahami materi perkuliahan 1-5
- Jaga kondisi kesehatan tubuh, agar prima pada saat ujian
- Patuhi peraturan dan tata tertib ujian yang berlaku
Kamis, Oktober 25, 2007
Handout OP Pt ke-5
Handout OP Pt ke-5
Dosen: Dra. Yasnimar Ilyas, M.Si.
Dosen: Dra. Yasnimar Ilyas, M.Si.
LINGKUNGAN DAN JENISNYA
Menurut Gareth R. Jones, pengertian lingkungan adalah sekumpulan kekuatan yang mengelilingi organisasi secara potensial akan mempengaruhi kinerja organisasi dan kemampuan organisasi dalam mencari suber daya yang langka. Pengertian dari Jones tersebut mengandung makna bahwa lingkungan memiliki kekuatan untuk menekan organisasi. Lingkungan organisasi yang dapat menekan organisasi umumnya berhubungan dengan kemampuan organisasi untuk mendapatkan suber-sumber yang langka, misalnya bahan mentah, teknologi, kredit perbankan, tenaga kerja terampil dan sebagainya.
Kemampuan untuk memperoleh barang yang langka akan menentukann ongkos produksi, ongkos produksi akan menentukan besarnya keuntungan. Bagi organisasi bisnis keuntungan adalah merupakan ”nyawa” bagi organisasi. Jika ongkos produksi tinggi akan menekan harga menjadi tinggi dan akhirnya ketika harus berhadapan dengan pesaing , organiasai akan kalah. Sedang dalam organisasi publik bukan laba yang diutamakan tetapi adalah kepuasan konsumen. Organisasi memproduksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Agar kelangsungan produksi barang dan jasa dapat terjamin dan dapat memenangkan persaingan maka organisasi perlu menjaga hubungan baik dengan para stakeholder.
JENIS-JENIS LINGKUNGAN
Pada umumnya para ahli organisasi (Jones, Hacth, Osborn dkk, Robbins) membagi lingkungan menjadi dua yaitu : lingkungan khusus dan lingkungan umum. Menurut Hodge dan Anthony lingkungan mikro dan makro. Lingkungan umum mencakup segi yang lebih luas seperti faktor politik, ekonomi, sosial budaya, hukum, lingkungan alam. Lingkungan umum penting bagi organisasi namun pengaruhnya umumnya tidak secara langsung bagi organisasi. Sedangkan lingkungan khusus menurut Robbins adalah bagian dari lingkungan yang langsung mempengaruhi kinerja organisasi atau ada yang menyebutnya sebagai stakeholders. Lingkungan khusus ini terdiri dari antara lain pelanggan, pemasok, serikat buruh, pemerintah, dan pesaing.
Gambar hubungan organisasi dengan lingkungan umum menurut Hatch
Lingkungan sosial berhubungan dengan masalah-masalah kependudukan, struktur sosial, gaya hidup . Saat ini muncul gaya hidup kaum strata atas dari penduduk Jakarta yang suka jalan ke mall atau café untuk rekreasi atau istirahat .
Lingkungan budaya
Persoalaan budaya merupakan persoalan yang berhubungan dengan tradisi, kebiasaan, nilai, norma, sejarah dan prilaku. Budaya ini akan berpengaruh kepada prilaku anggota organisasi, gaya kepemimpinan dan struktur organisasi.
Lingkungan hukum
Lingkungan hukum merupakan lingkungan yang berhubungan dengan praktek konstitusional di tempat perusahaan beroperasi.
Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi umumnya memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap organisasi perusahaan.lingkungan ini meliputi pasar tenaga kerja, pasar uang, dan pasar barang dan jasa., system perbankandan hal-hal yang berhubungan analisis ekonomi.
Lingkungan Politik
Lingkungan politik umumnya dihubungkan dengan tingkat distribusi kekuasaan dalam system politik dimana orgganisasi perusahaan tersebut.Umumnya lingkungan politik berkait erat dengan sektor hukum , ekonomi, dan dipengaruhi juga oleh pergerakan pada sektor lain.
Lingkungan teknologi
Lingkungan teknologi berhubungan dengan ketesedian pengetahuan dan teknologi yang dapat digunakan oleh organisasi perusahaan untuk memproduksi, mendistribusikan barang dan jasa.
Kamis, Oktober 04, 2007
Rabu, Oktober 03, 2007
Jurnal "Economicus" STIE Dewantara
SEGERA TERBIT !!!
Jurnal Ekonomi dan Manajemen "Economicus" STIE Dewantara Bogor.
Nantikan kabar selanjutnya... pantengin terus aja blog ini :)
Langganan:
Postingan (Atom)